Tentang Bersyukur

Di sepanjang jalan Braga ada banyak banget pedagang kaki lima yang berjualan makanan. Berjualan Nasi Goreng, Sate, Gorengan, Bakso, dll. Mereka memang setiap malam berjualan disini (Jl. Braga). Kenapa saya bisa tau kalau malam mereka biasa berjualan disini ya? Yaaa, karena setiap malam juga, saya membeli nasi goreng untuk makan malam disini. Termasuk malam ini. Tadinya saya mau beli nasi goreng, tapi tiba-tiba… Ada 3 truk mobil Satpol PP yang mau razia para pedagang kaki lima itu, jadi para pedagang itu cepat-cepat membereskan barang dagangan mereka dan segera pergi. Kar’na mereka tidak mau tertangkap. Dan jadinya saya tidak jadi membeli nasi goreng, kareng tukang nasi gorengnya sudah pada pergi. Kenapa sih saya cerita tentang razia pedagang kaki lima? Inti dari saya cerita tentang pedagang kaki lima itu adalah ternyata yang namanya cari uang itu susah banget teman-teman, jadi kita harus bersyukur sama Tuhan untuk pekerjaan orang tua kita yang jauh lebih baik dari pedagang kaki lima itu dan apabila kita seseorang yang berkecukupan tetap bersyukur pada Tuhan dan jangan membuang-buang uang untuk hal yang tidak penting (foya-foya). Kar’na diluar sana banyak sekali para orang tua yang harus bekerja keras sampai mengeluarkan keringat, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Tanpa kita sadari, orang tua kita juga bekerja sampai berkeringat lho teman-teman. Jadi, tetaplah bersyukur pada Tuhan dan jangan membuang uang untuk hal-hal yang tidak penting (foya-foya).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s